Pentingnya Kekuatan Branding Pada Blogger

Benso.id - Branding dalam dunia blogging menjadi sesuatu keharusan. Dalam dunia bisnis pun demikian, penguatan branding akan terus dilakukan seiring dengan perjalanan bisnis itu sendiri. Sebab melalui branding suatu blog bisa lebih sukses dan mencapai puncak karirnya.

Branding tentu tidak bisa diciptakan dengan sekejap mata, perlu adanya proses dan usaha yang panjang untuk membentuk suatu branding tertentu. Aqua misalnya, ia tidak cukup waktu satu dua tahun saja sehingga namanya selalu diidentikkan dengan segala air minum mineral.

Selain Aqua juga ada Honda, merk kendaraan bermotor ini memang tak perli dipertanyakan lagi kualitasnya. Hampir semua sepakat Honda adalah brand ternama dalam urusan kendaraan bermotor. Untuk sampai puncak karirnya layaknya hari ini, Honda perlu melalui lika-liku yang panjang.

Kedua nama di atas merupakanj contoh konkrit bagaimana branding mampu mempengaruhi elektabilitas produk menjadi lebih melejit. Lantas bagaimana dengan blog?

Sebagaimana yang kita ketahui sebelumnya, blogger juga perlu adanya branding. Blogger sendiri dalam perihal nichenya ada beberapa jenis dan kategori. Misalnya saja di niche blogging. Sampai saat ini kiblat dunia blogging kalau tidak Sugeng ya Panduan IM. Itu adalah akibat dari branding yang mereka lakukan.

Dalam niche aplikasi, disana ada Jalan Tikus. Dalam urusan perempuan, disana ada Vemale dan begitu pula yang lain. Sekali lagi ini semua mengartikal betapa pentingnya branding sekaligus penguatan branding bagi seorang blogger.

Seberapa Penting Branding? 

Branding sama pentingnya dengan visitor, atau dalam kata lain, semakin bagus seorang blogger membranding blognya, semakin meledak pula visitornya. Sebab kekuatan branding berbanding lurus dengan stabilitas visitor blog.

Selain itu hal yang tidak boleh ditinggalkan dalam persoalan branding adalah perihal persaingan. Setiap blogger pasti mau menampilkan hal yang berbeda dari blogger lain sekalipun topiknya sudah di bahas.

Dari upaya membedakan diri atau memberikan sesuatu yang berbeda itulah kekuatan branding akan nampak, sehingga pembaca akan memperoleh kesan yang berbeda dari pada membaca blog orang sebelah.

Bagaimana membangun brand?

 

Carilah Nama yang Berkarakter

Nama bagi blogger sangat perlu. Bahkan nama juga disebut sebagai gambaran awal suatu blogger. Karenanya pemilihan nama untuk sebuah branding sangat diperlukan. Harus ada korelasi atau korespondensi antara niche blog dengan nama blog itu sendiri.

Konsistensi 

Yang namanya branding harus ada yang namanya konsistensi, baik itu dalam hal logo, tagline, warn atau yang lain. Dari konsistensi beberapa aspek tersebut, pembaca lama kelamaan akan mengidentikkan sendiri tentang brand kita.

Sesusikan Topik Bahasan

Ini yang selalu menjadi kesalahan seorang blogger, yakni tak kesesuaian antara topik bahasan dengan niche blog. Jika seorang blogger mau mengambil niche tentang memasak, maka topik yang dibahas jangan sampai keluar dari dunia memasak. Justru semakin fokus dan konsisten terhadap suatu topik, disitulah branding akan terbangun.

Blogger Vs Youtuber, mana Yang Terbaik?

Benso.id - Belakangan ini peforma Blogger mulai disaingi oleh youtuber. Kemunculan Bayu Skak, dan beberapa youtuber lainnya membuat para blogger hijrah dari menulis menjadi membuat video. Dari fenomena ini maka lahirlah kebimbangan dari blogger, 'apakah harus bertahan menjadi blogger atau ikut hijrah menjadi youtuber?'

Jika pertanyaan tersebut disodorkan pada blogger tulen, tentu jawabannya pasti bertahan menjadi blogger. Apapun keadaannya, blogger tetaplah blogger, tak sekalipun pindah menjadi youtuber atau yang lain. Namun akan menjadi berbeda jika pertanyaan tersebut disodorkan pada blogger pemula, terlebih lagi bagi mereka yang belum mencicipi gurihnya dollar.

Jika kita mau mengamati, baik blogger maupun youtuber masih-masih memiliki kelemahan dan keunggulan. Karenanya untuk meredam kebingungan itu, kali ini kita akan paparkan apa saja kelebihan blogger dan youtuber beserta kelemahannya.

Kelebihan Blogger
  • Simpel dan Potensi Pengetahuan Lebih Luas
Secara filosofis blogger tidak akan bisa dipisahkan dari dua kegaiatan, membaca dan menulis. Atas dua aspek dasar itulah seorang blogger mampu menjadi blogger profesional. Apa yang disajikan benar-benar atas data yang ada, alias bukan spekulasi tanpa dasar semata.

Oleh karena blogger pasti membaca dan menulis, tentu tingkat potensialitas pengetahuan jauh lebih luas. Bukan hanya tahu tentang berbagai hal, blogger juga berpotensi menjadi seorang ahli dalam bidang tertentu. Selain simpel dan tak membutuhkan modal besar, blogger juga berpotensi memiliki pengetahuan luas.
  • Pusat Ideologi
Pernah mendengar kalimat, 'satu peluru mampu menembus satu kepala, namun satu tulisan mampu menembus jutaan kepala', jika pernah mendengar kalimat yang dinasehatkan oleh Sayyid Qutub tersebut, berarti tahu makna terdalam menulis.

Menulis adalah kegiatan yang sangat filosofis. Apa yang tergores di dalam kata, akan selalu ada lipatan-lipatan makna. Alih-alih satu kalimat yang serat akan gagasan, satu kata pun terkadang mampu mengandung makna ganda

Dari sinilah blogger memiliki nilai ideologis. Hampir seluruh manusia berpengaruh di dunia selalu meninggalkan karya. Pun juga seorang filsuf, mereka semua menjadi harum dan mampu mempengaruhi karena adanya karya tulis.
  • Investasi Masa Depan
Bagi seorang blogger yang mampu melihat peluang lebih dalam, sejatinya blogger juga mampu dijadikan investasi masa depan. Sampai saat ini tak sedikit blogger yang berhasil menerbitkan bukunya melalui artikel-artikel kecil yang ditulis melalui blognya.

Tentunya investasi yang dimaksud adalah buku. Melalui kegiatan ngeblog yang diramu dengan konsistensi, bukan sesuatu yang mustahil seorang blogger juga merangkap profesinya menjadi seorang penulis buku. Sebut saja Agnes Davonar, Agus Mulyadi atau Raditya Dika, mereka adalah blogger yang kini sukses gara-gara artikel kecil mereka.

Kelemahan Blogger
  • Malas Membaca dan Kurang Asyik
Mau bagaimana lagi, kunci untuk melahirkan karya tulis yang indah adalah dengan banyak membaca. Melalui banyaknya bacaan itulah perbendaharaan kosa kata menjadi lebih banyak. Namun sayangnya tak semua orang gemar membaca, yang banyak hanyalah membaca sekilas atau tak sampai tuntas habis.

Alhasil, banyak pula blogger yang menulisnya kalang kabut, tak berdasar atau justru ngawur. Dan dari sinilah mulai timbul rasa bosan, kurang asyik atau selainnya.
  • Banyaknya Persaingan
Dalam hal persaingan, baik blogger atau youtuber masing-masing pasti ada. Akan tetapi jika di data, jumlah persaingan antar keduanya masih ketat blogger. Sampai tahun 2017 saja, jumlah blogger meningkat hingga 27% dari tahun 2016. Ini menunjukkan tingkat persaingan blogger lama kelamaan makin menggila.

Selanjutnya dari ketatnya persaingan itu banyak blogger yang minim dana dan minim strategi menghilang dan merasa jenuh. Sulitnya meningkatkan jumlah visitor dan banyaknya pelaku curang, menambah minat blogger pemula makin hilang. Alhasil, mereka pun berhenti ngeblog.

Kelebihan Youtuber
  • Peluang Adsense Tinggi
Harus diakui memang, peluang mendapatkan pundi-pundi dollar dari adsense lebih tinggi youtuber dari pada blogger. Sebagai buktinya, youtuber seperti Bayu Skak dkk mereka semua mampu meraup puluhan juta rupiah dalam sebulan hanya dari adsense.
  • Terkenal
Terkenal? Sudah pasti, apalagi kalau berani menampilkan wajah layaknya Bayu Skak, pasti akan banyak yang kenal. Bukan hanya terkenal, bila video yang disajikan bagus dan berkualitas, bukan sesuatu yang tidak mungkin akan naik level menjadi seorang aktris layaknya Bayu.
  • Lebih Digemari
Sejauh ini youtuber lebih digemari ketimbang blogger. Pasalnya karakteristik orang Indonesia adalah suka yang visual, dan malas dengan bacaan. Sehingga secara tidak langsung potensi lebih digemari itu jauh lebih besar ketimbang blogger.

Kelemahan Youtuber
  • Butuh Modal Banyak
Bila blogger cukup bermodal laptop + jaringan internet, maka menjadi youtuber yang benar-benar mau memproduksi video harus bermodal lebih dari itu. Setidaknya kamera, dan beberapa alat lain harus disediakan.

Lebih dari itu, dibutuhkan juga keahlian khusus untuk mengambil gambar, penataan cahaya, suara dan desain yang bagus agar nampak menarik, itu semua harus ada. Yang pasti dari segi modal youtuber jauh lebih banyak, baik itu modal tenaga, uang, alat dan juga waktu.
  • Non Investasi
Perlu dibedakan memang antara konten yang sifatnya investasi dan tak berinvestasi. Konten investasi adalah konten yang mampu mendatangan keuntungan di kemudian hari serta masih relevan dibaca kapanpun. Sebaliknya konten non investasi adalah konten yang habis ditonton, sepah dibuang.

Namun sejauh ini belum ada perubahan atau pengakuan secara terang dan jelas bahwa menjadi blogger juga merupakan investasi. Yang jelas, tokoh penulis kondang mereka mampu hidup dan mendapatkan keuntungan dikemudian hari karena mereka menulis.

So, itulah beberapa kelebihan dan kekurangan blogger maupun youtuber. Dengan adanya pengamatan yang mendalam tentu akan melahirkan keputusan yang pas. Apakah akan tetap menjadi blogger tulen, atau hijrah menjadi seorang youtuber, itu semua ada ditangan Anda.

Potensi Seorang Blogger

Benso.id - Beberapa pertanyaan pasti pernah menghampiri para blogger, 'Kenapa harus ngeblog? atau memangnya ngeblog menjanjikan? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu kerap kali diterima oleh para blogger, khususnya blogger tulen.

Namun meski demikian, tak sedikit blogger yang terkadang merasa kebingungan jika disodorkan pertanyaan seperti itu. Seolah pertanyaan tersebut sama nilainya dengan pertanyaan, 'Kapan kamu akan menikah?' Alhasil jawaban yang diberikan pun keteteran.

Jika dilihat dari sebab musabab orang bertanya demikian, tentu hal tersebut seolah menunjukkan adanya keheranan pada seorang blogger. Paling tidak mereka berpikir, 'apakah blogger tidak ada pekerjaan lain sehingga harus ngeblog?'

Begitulah orang yang kurang paham akan dunia blogging. Di era modern ini siapa pun yang terjun di dunia internet memiliki peluang yang cukup besar untuk mencapai puncak karirnya. Terlebih bagi mereka yang cukup kreatif dalam memainkan media, tentu kegiatan bergelut dengan dunia internet adalah suatu keharusan dan menguntungan.

Sama halnya dengan blogging. Seseorang yang menjadi blogger secara totalitas justru bukanlah orang yang sembarangan. Sebab ia tak hanya membuang waktunya hanya sebatas nulis atau mengolah informasi yang di dapatnya dari internet lalu disajikan kembali.

Namun melalui kegaiatan itulah seorang blogger mampu mencapai puncak karirnya. Contoh yang paling gampang adalah Sugeng. Hampir seluruh blogger di Indonesia kenal dengan yang namanya Sugeng.

Sugeng adalah blogger yang cukup senior dan telah berhasil mengumpulkan pundi-pundi rupiah maupun dollar melalui kegiatan blogging. Alih-alih hanya satu sampai sepuluh juta, Sugeng berhasil mengumpulkan pundi-pundi rupiah sampai ratusan juta.

Kita paham, selain ngeblog dia juga produktif dalam membuat template blogger. Salah satu template karya dia yang cukup fenomenal adalah Evo Magz. Dengan desain yang simpel sekaligus di dukung performa yang jitu, kini Evo Magz telah terjual dengan angka ribuan. Sedangkan untuk harga satuannya adalah 100 ribuan. Luar biasa kan?

Sugeng adalah segelintir contoh dari kesuksesan seorang blogger. Dari sini dapat disimpulkan secara sederhana bahwa blogger bukanlah seorang amatiran yang jauh dari pekerjaan alias pengangguran. Justru blogger adalah mereka yang berkarya sekaligus menimbun harta secara tak terbatas.

Selain Sugeng, sosok Agnes Davonar atau Raditya Dika juga merupakan orang sukses jebolah blogger. Dulu mereka pertama merintis karir di dunia blogger, lalu merambat menjadi seorang penulis buku dan menjadi produser film.

Tak ada yang tak mungkin di dunia ini, selagi mau berusaha dan terus mencoba hal-hal yang baru, niscaya kesuksesan akan menjadi hak setiap manusia, sekalipun ia blogger.

So, jadilah blogger yang positif dan selalu kreatif, sebab kualitas blogger di ukur dari karya dan kreativitasnya.

Strategi Human Friendly ala Mojok

Benso.id - Belakangan ini banyak sekali bermunculan media mainstream yang mengangkat topik-topik santai dan humor. Daftar nama seperti 1CAK, Mojok, Pulsk adalah para pelaku media yang membawa misi humorisme di kancah online.

Secara niche mereka masuk dalam kategori hiburan meluas, dimana setiap konten yang ditayangkan tidak terfokus pada satu pembahasan, melainkan banyak bahasan.

Misalnya Mojok, media yang diketuai oleh Puthut EA sekaligus dihiasi oleh Agus Mulyadi ini, sedari awal sudah konsisten berjalan di ranah humor nakal namun berakal.

Sebagai media yang memegang prinsip meluas, setiap harinya Mojok hanya menerbitkan 1 artikel saja. Baik itu tentang kekinian, curhat, politik atau yang lain. Yang pasti setiap artikel yang terbit di Mojok selalu ada unsur humor nakalnya.

Jika beberapa media yang disebut di atas kita kaitkan dengan prinsip optimasi blog, pertanyaan yang muncul adalah, 'Manakah yang lebih penting antara optimasi konten atau menjaga kualitas konten?'

Jika pertanyaan itu disodorkan pada blogger, tentu jawabannya adalah optimasi konten. Karena bagi blogger menulis artikel yang berkualitas saja tidak cukup, perlu adanya optimasi agar konten yang ditulis bisa mejeng di halaman satu Google.

Lalu bagaimana dengan Mojok?

Sejauh ini tidak ada tanda-tanda yang mencirikan bahwa Mojok juga rajin mengoptimasi, terlebih mereka sehari konsisten menerbitkan satu artikel.
Namun meski Mojok tidak memberlakukan optimasi pada setiap kontennya, Mojok tetap berhasil menarik ribuan bahkan puluan ribu perharinya.

Bagaimana bisa?

Jika mau diungkap secara mendalam, Mojok lebih mementingkan karakter ketimbang berlomba-lomba menempati posisi teratas di mesin pencarian. Mojok lebih memilih menjadi media yang human friendly, ketimbang penuh optimasi.
Secara tidak langsung, Mojok cenderung merebut hati pembaca supaya ketagihan dan datang lagi ketimbang merebut hati mesin pencarian seperti Google.

Jika hal tersebut berhasil dilakukan, tentu dikemudian hari Mojok posting apapun akan di tunggu-tunggu oleh pembaca setianya. Tak perlu sibuk-sibuk mengurus optimasi atau backlink, per harinya artikel Mojok akan dibaca ribuan orang.

Inilah sebetulnya yang disebut sebagai artikel human friendly, yakni artikel yang mampu membuat pembacanya ketagihan untuk membaca artikel yang lain. Sehingga dari rasa ketagihan tersebut lama kelamaan pembaca iseng bisa menjadi pembaca setia.

Bagaimana cara membuat blog yang human friendly?

Nomor satu tentu karakter. Melalui karakter seseorang akan mudah menilai bagaimana blog tersebut. Seperti halnya Mojok, dengan tajuk Sedikit Nakal Banyak Akal, Mojok berhasil menunjukkan dirinya sebagai media yang berkarakter humoris, nakal, namun tetap logis alias tidak asal-asalan.

Dengan penguatan karakter tersebut, secara tidak langsung ketika orang mendengar kata Mojok akan langsung tergambarkan 'Media humor'.
Ini berlaku pada blogger yang ingin menetapkan prinsipnya di jalur human friendly. Tak butuh optimasi dan tak butuh backlink, selagi benar-benar human friendly, semua itu akan datang dengan sendirinya.

So, simpulan sederhana dari artikel ini adalah bagaimana membangun web yang mampu merebut hati pembaca sehingga ketagihan untuk membaca, bukan merebut hati Google sehingga blog kita menempati halaman pertama.

Manajemen Posting Artikel Blog

Benso.id - Hampir semuanya sepakatan sesuatu yang disusun dengan baik akan menghasilkan sesuatu yang baik pula. Atau dalam kata lain hasil yang baik bermula dari perencanaan yang baik.

Dalam dunia blogging, konsistensi posting sangat diperlukan. Kapan harus posting, atau menentukan jadwal posting artikel, sangat menentukan nilai kredibelitas suatu blog. Analoginya sederhana, semakin banyak pengunjung blog kita, semakin tepat waktu pula kita dalam memposting artikel.

Karenanya perlu adanya manajemen waktu yang pas agar jadwal posting kita menjadi lebih teratur. Ketika sudah tersusun secara teratur, kita akan lebih mudah dalam mencari informasi, mengelolanya serta menyajikannya dalam bentuk tulisan. Apalagi bagi mereka yang hobi menggandalkan grafis, tentu juga butuh waktu untuk membuatnya.

Apabila kita sudah memiliki manajemen posting yang bagus dan tepat sasaran, artikel yang kita buat tidak akan sia-sia atau bahkan kita tak perlu repot-repot mengoptimasi agar memperoleh banyak pengunjung, sebab waktu posting kita sesuai dengan jadwal pembaca.

Hal ini pernah dilakukan survei oleh blogger ternama di Indonesia terkait manajemen posting yang terefektif. Hasilnya menunjukkan ada 5 waktu yang paling efektif untuk memposting artikel sekaligus membagikannya di media sosial.
  • 06.00 pagi (Ini adalah waktu dimana orang sedang mencari berita terhangat terkait isu-isu kemarin)
  • 10.00 pagi (Ini adalah waktu dimana orang sedang istirahat santai atau low work)
  • 12.00 siang (Ini adalah waktu dimana orang sudah istirahat secara keseluruhan)
  • 16.00 sore (Ini adalah waktu dimana orang sudah pulang kerja dan bersantai ria di rumah)
  • 20.00 malam (Ini adalah waktu dimana orang mulai tak ada kerjaan dan menjelang tidur)
Itulah 5 waktu yang paling cocok untuk memposting artikel dan menebarkannya di media sosial. Dari kelima-limanya kita tak harus melakukannya sehari 5X. Cukup gunakan satua atau dua waktu untuk memaksumalkan blog yang kita miliki.

Salah satu manfaat terbesar dengan menetapkan manajemen posting adalah para pembaca setia kita akan mengenal dan paham kapan kita posting artikel, sehingga diwaktu-waktu menjelas posting mereka sudah stalking blog kita terlebih dulu.

Berbeda cerita apabila kita tak menetapkan hal itu. Yang ada justru kita akan malas menulis, posting tak beraturan, pembaca merasa dibingungkan dan akhirnya pembaca setia kita akan berpaling pada blog lain alias di duakan.

Nah itulah yang dinamakan manajemen posting, yakni perencanaan jadwal posting rutin kita. Kapan harus posting dan kapan harus menebarkannya di media sosial. Dan hal yang tidak boleh dilewatkan adalah jadwal untuk optimasi blog serta artikel milik kita, melalui optimasi dengan sendirinya blog kita akan menempati posisi teratas di mesin pencarian.

Menyusun BluePrint Sebelum Membangun Blog

Benso.id - Istilah blueprint sering di dengar ketika seseorang sedang merencanakan pembangunan sesuatu untuk prospek jangka panjang. Sederhananya adalah blueprint adalah peta berskala besar untuk proyek yang akan kita bangun.

Kaitannya dengan blogger ada pada perencanaan pembangunan blog. Tentu pertanyaan yang pertama muncul sebelum blog terbangun adalah, 'Mau dibawa kemana blog ini nanti?' Itulah yang mendasari pembuatan blueprint, yakni memperjelas arah perjalanan blog yang akan kita bangun.

Apakah blueprint penting?

Sangat penting. Blogger sukses adalah mereka yang sukses menyususun perencanaan. Blogger yang tak menyusun perencanaan sama nilainya dengan menyusun kegagalan. Fungsi blue rint sendiri pada dunia blogger terletak pada peta blog yang akan dibangun, siapa pasar pembacanya, strategi apa yang akan digunakan, dan bagaimana sistem kinerjanya', itu semua akan terbahas dalam skala blueprint.

Kita ambil contoh tentang blog wisata. Sebelum membangun blog wisata, perlu ada penentuan lokasi mana yang akan kita angkat. Sebut saja Jogja. Nah, ketika Jogja sudah kita tetapkan, lalu kita akan membuat daftar potensi yang bisa kita angkat di blog nanti.


  • Wisata
  • Kuliner
  • Seni Budaya
  • Hasil bumi
  • UMKM
  • Industri
  • Penginapan
  • Lembaga
  • atau para seniman
Dengan adanya daftar potensi yang bisa kita angkat, selanjutnya kita kerucutkan untuk menjadi skala peta blog kita. Manakah yang potensinya tidak pernah surut, dan mana pun yang mampu menghasilkan feedback buat blog kita nanti.

Kita ambil saja Wisata, Kuliner, UMKM, Seni Budaya dan juga Penginapan. Usai kita menentukan hal tersebut, dengan sendirinya pasar pembaca kita akan jelas. Pertama, wisata akan selalu berkembang dan terkelola, karenanya jika kita mengulas hal ini justru akan memberikan feedback yang besar.

Begitu pula dengan kuliner, ketika banyak para wisatawan berkunjung, pasti mereka tidak bisa jauh-jauh dari kuliner, apalagi kuliner khas daerah setempat. Dengan demikian ini juga ada relevansi dengan wisata. Begitu pula dengan seni budaya dan penginapan, usahakan semua memiliki relevansi dan keterkaitan satu sama lain.

Baru setelah kita menemukan benang merah antar semuanya, masuk dalam tahap penyusunan strategi dan sistem kinerja. Apakah kita menggunakan sistem promosi gratis tapi non spesifik atau kita menggunakan sistem promosi komersial, itu semua tergantung kita.

Yang jelas dengan adanya blueprint blog kita akan lebih memiliki arah, identitasnya jelas, sistemnya juga berjalan. Alhasil dalam membuat artikel pun kita juga tidak asal-asalan alias ada polanya.

Berbeda dengan blog yang di buat atas dasar suka atau coba-coba, pasti dalam kurun waktu 3 sampai 5 bulan saja blog tersebut akan kandas di tengah jalan. Alih-alih penentuan segmennya jelas, pola penulisan dan strategi penulisan saja tidak memiliki arah. Lalu bagaimana bisa menjadi blogger sukses?

Blueprint ini berlaku bagi semua niche blog, baik itu niche meluas atau mendalam. Semuanya bisa memanfaatkan blueprint untuk membangun perencanaan atau manajemen blog yang apik. Semakin baik perencanaan yang dibangun, maka semakin baik pula prospek blog tersebut.

Terakhir sebelum artikel ditutup, seorang investor tidak butuh melihat seberapa bagus bangunan yang akan kita ciptakan, seorang investor hanya butuh mendengarkan seberapa baik sistem perencanaan yang akan kita jalankan.


Konten Abadi dan Konten Sementara

Benso.id - Struktur blogger secara umum terdiri dari hosting, domain, desain, fitur dan konten. Kelima-limanya perlu dan penting. Untuk menjaga peforma blog, kita butuh hosting yang memadai. Dan untuk membangun brand yang berdaya saing, kita juga butuh nama domian yang menarik dan berkarakter.

Begitu pula dengan desain dan fitur, keduanya kita butuhkan agar pembaca merasa nyaman dan terlayani dengan baik. Semakin bagus desain blog kita, semakin banyak pula fiturnya, tentu akan semakin betah pengunjung untuk berlama-lama nongkrong di blog kita.

Bagaimana dengan konten?


Jelas, konten juga komponen utama dari struktur blogger, bahkan ini adalah raja. Keempat komponen itu akan mampu disempurnakan manakala konten yan disajikan juga berkualitas. Nyaman tidaknya pembaca, juga dipengaruhi oleh kualitas konten, bukan seberapa banyak fitur.

Dalam hal konten, ada dua pembagian terpisah. Yakni konten abadi dan konten sementara. Secara definitif konten abadi adalah konten yang kapan saja dibaca akan tetap relevan. Sedangkan konten sementara adalah konten yang enak dibaca pada saat itu saja, selebihnya di buang.

Nah, keduanya tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan konten abadi dan konten sementara.

Kelebihan Konten Abadi

  • Selalu relevan dibaca kapan saja
  • Tidak cepat basi karena tidak mengandung unsur waktu
  • Hanya butuh memperbarui atau mengupdate artikel ketika ada hal baru
  • Banyak dicari pembaca
  • Berpotensi sebagai investasi jangka panjang
  • Lebih santai dalam menulis karena tidak dikejar waktu
  • Kualitas artikel lebih tinggi dibanding kuantitas

Kekurangan Konten Abadi

  • Jarang up date artikel
  • Butuh keahlian khusus untuk menciptakan konten abadi yang berkualitas
  • Harus menyusun secara sistematis dan komprehensif
  • Cakupannya kecil hanya sebatas niche yang diambil saja

Kelebihan Konten Sementara

  • Fleksibel dan selalu up date
  • Cakupannya luas dan mampu mengulas banyak hal
  • Mudah untuk membuatnya dan tak butuh keahlian khusus
  • Mampu memanfaatkan momentum tertentu atau apa yang lagi Booming

Kekurangan Konten Sementara

  • Usai dibaca basi
  • Kualitas artikel sering dipertanyakan
  • Cenderung mengejar waktu ketimbang kualitas
  • Menjadi sampah yang masa depan
Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan konten abadi maupun konten sementara.

Biasanya konten abadi meliput niche artikel yang sifatnya mendalam, tutorial, dan tak mengandung unsur waktu serta kejadian tertentu. Sedangkan konten sementara meliputi niche gado-gado, niche yang sifatnya meluas, berita, hiburan sekali baca dan juga curhatan pribadi.

Nah dengan mengetahui sifat konten seperti ini, kita akan paham bagaimana melihat pasar pembaca serta kemampuan kita. Bila memiliki background pendidikan tertentu, ada baiknya membangun blog dengan konten abadi. Namun jika hanya mengejar adsense dan jangka pendek, konten sementara adalah senjata paling amppuh.

Mana yang lebih bagus, abadi atau sementara?


Keduanya sama-sama bagus, karena keduanya memiliki pasar pembaca tersendiri. Hanya saja perlu ada penyesuaian antara kemampuan diri dengan topik blog yang mau diangkat. Jika kita lebih cenderung up date, lebih baik mengambil konten sementara. Namun jika kita menyukai hal yang runtut dan sistematis, lebih baik mengambil konten abadi.