Benso.id - Struktur
blogger secara umum terdiri dari hosting, domain, desain, fitur dan
konten. Kelima-limanya perlu dan penting. Untuk menjaga peforma blog,
kita butuh hosting yang memadai. Dan untuk membangun brand yang berdaya
saing, kita juga butuh nama domian yang menarik dan berkarakter.
Begitu pula dengan desain dan fitur, keduanya kita butuhkan agar pembaca merasa nyaman dan terlayani dengan baik. Semakin bagus desain blog kita, semakin banyak pula fiturnya, tentu akan semakin betah pengunjung untuk berlama-lama nongkrong di blog kita.
Jelas, konten juga komponen utama dari struktur blogger, bahkan ini adalah raja. Keempat komponen itu akan mampu disempurnakan manakala konten yan disajikan juga berkualitas. Nyaman tidaknya pembaca, juga dipengaruhi oleh kualitas konten, bukan seberapa banyak fitur.
Dalam hal konten, ada dua pembagian terpisah. Yakni konten abadi dan konten sementara. Secara definitif konten abadi adalah konten yang kapan saja dibaca akan tetap relevan. Sedangkan konten sementara adalah konten yang enak dibaca pada saat itu saja, selebihnya di buang.
Nah, keduanya tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan konten abadi dan konten sementara.
Biasanya konten abadi meliput niche artikel yang sifatnya mendalam, tutorial, dan tak mengandung unsur waktu serta kejadian tertentu. Sedangkan konten sementara meliputi niche gado-gado, niche yang sifatnya meluas, berita, hiburan sekali baca dan juga curhatan pribadi.
Nah dengan mengetahui sifat konten seperti ini, kita akan paham bagaimana melihat pasar pembaca serta kemampuan kita. Bila memiliki background pendidikan tertentu, ada baiknya membangun blog dengan konten abadi. Namun jika hanya mengejar adsense dan jangka pendek, konten sementara adalah senjata paling amppuh.
Keduanya sama-sama bagus, karena keduanya memiliki pasar pembaca tersendiri. Hanya saja perlu ada penyesuaian antara kemampuan diri dengan topik blog yang mau diangkat. Jika kita lebih cenderung up date, lebih baik mengambil konten sementara. Namun jika kita menyukai hal yang runtut dan sistematis, lebih baik mengambil konten abadi.
Begitu pula dengan desain dan fitur, keduanya kita butuhkan agar pembaca merasa nyaman dan terlayani dengan baik. Semakin bagus desain blog kita, semakin banyak pula fiturnya, tentu akan semakin betah pengunjung untuk berlama-lama nongkrong di blog kita.
Bagaimana dengan konten?
Jelas, konten juga komponen utama dari struktur blogger, bahkan ini adalah raja. Keempat komponen itu akan mampu disempurnakan manakala konten yan disajikan juga berkualitas. Nyaman tidaknya pembaca, juga dipengaruhi oleh kualitas konten, bukan seberapa banyak fitur.
Dalam hal konten, ada dua pembagian terpisah. Yakni konten abadi dan konten sementara. Secara definitif konten abadi adalah konten yang kapan saja dibaca akan tetap relevan. Sedangkan konten sementara adalah konten yang enak dibaca pada saat itu saja, selebihnya di buang.
Nah, keduanya tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan konten abadi dan konten sementara.
Kelebihan Konten Abadi
- Selalu relevan dibaca kapan saja
- Tidak cepat basi karena tidak mengandung unsur waktu
- Hanya butuh memperbarui atau mengupdate artikel ketika ada hal baru
- Banyak dicari pembaca
- Berpotensi sebagai investasi jangka panjang
- Lebih santai dalam menulis karena tidak dikejar waktu
- Kualitas artikel lebih tinggi dibanding kuantitas
Kekurangan Konten Abadi
- Jarang up date artikel
- Butuh keahlian khusus untuk menciptakan konten abadi yang berkualitas
- Harus menyusun secara sistematis dan komprehensif
- Cakupannya kecil hanya sebatas niche yang diambil saja
Kelebihan Konten Sementara
- Fleksibel dan selalu up date
- Cakupannya luas dan mampu mengulas banyak hal
- Mudah untuk membuatnya dan tak butuh keahlian khusus
- Mampu memanfaatkan momentum tertentu atau apa yang lagi Booming
Kekurangan Konten Sementara
- Usai dibaca basi
- Kualitas artikel sering dipertanyakan
- Cenderung mengejar waktu ketimbang kualitas
- Menjadi sampah yang masa depan
Biasanya konten abadi meliput niche artikel yang sifatnya mendalam, tutorial, dan tak mengandung unsur waktu serta kejadian tertentu. Sedangkan konten sementara meliputi niche gado-gado, niche yang sifatnya meluas, berita, hiburan sekali baca dan juga curhatan pribadi.
Nah dengan mengetahui sifat konten seperti ini, kita akan paham bagaimana melihat pasar pembaca serta kemampuan kita. Bila memiliki background pendidikan tertentu, ada baiknya membangun blog dengan konten abadi. Namun jika hanya mengejar adsense dan jangka pendek, konten sementara adalah senjata paling amppuh.
Mana yang lebih bagus, abadi atau sementara?
Keduanya sama-sama bagus, karena keduanya memiliki pasar pembaca tersendiri. Hanya saja perlu ada penyesuaian antara kemampuan diri dengan topik blog yang mau diangkat. Jika kita lebih cenderung up date, lebih baik mengambil konten sementara. Namun jika kita menyukai hal yang runtut dan sistematis, lebih baik mengambil konten abadi.
