4 Kritik Blogger Niche Gado-Gado

Benso.id - Memilih niche bagi seorang blogger menjadi suatu keharusan yang tidak boleh dikesampingkan. Sebab niche blog merupakan identitas blogger itu sendiri. Apakah dia blogger kuliner, wisata, tutorial atau lainnya, itu semua kembali pada niche masing-masing.

Dari sekian niche yang ada, terkadang blogger pemula akan memilih niche yang cenderung ramai dan kelihatannya mudah. Apalagi kalau bukan niche gado-gado atau unik dan menghibur.

Secara kuantitas belakangan ini niche unik dan menghibur memang menjadi primadona. Bahkan tak hanya blogger saja, tapi media mainstream pun juga ikut-ikutan meramaikan niche unik dan menghibur.

Secara potensial memang niche gado-gado atau unik dan menghibur jauh lebih mudah membuatnya ketimbang niche blog yang lain. Cukup comot info sana info sini, kita sudah bisa membuat satu artikel dengan niche gado-gado.

Ibarat kata niche gado-gado sama nilainya dengan waria. Ia tak jelas identitasnya, bukan laki-laki 100% dan bukan perempuan 100%. Alhasil isinya pun acak-acakan. Ada curhat, olahraga, kuliner, wisata, tutorial, tips dan trik, info menarik dan kadang agama juga ikut-ikutan di ulas. Ini menunjukkan bahwa salah satu kelemahan niche gado-gado adalah krisis identitas.

Karenanya kali ini kita akan mengulas 4 kritik buat blogger yang memilih niche gado-gado. Dengan adanya kritik ini diharapkan para blogger bisa meninjau ulang tentang ketepatan niche gado-gado yang saat ini dia pilih.


Spam Masa Depan


Secara sekilas dan dari judul, niche gado-gado memang terlihat menarik. Karena memang mereka seringkali menggunakan judul yang berlebihan dan kata-kata yang bombastis. Seperti 'GEMPAR!’ 'AWAS' atau kata-kata yang membuat orang lain penasaran lainnya.

Sehingga artikel yang dibuat oleh mereka tergolong artikel sekali dibaca. Berikutnya akan menjadi sampah di website. Selain karena sudah basi, artikel tersebut juga tak akan relevan lagi. Alhasil yang ada hanyalah memenuhi space website saja.


Otoritas Lemah


Nilai otoritas bagi seorang blogger dipandang cukup penting. Semakin otoritasnya tinggi, berarti blogger tersebut semakin dipercaya orang. Dari statistik yang ada blogger yang memiliki otoritas tinggi selalu menampilkan identitas yang jelas, alias niche yang jelas.

Misalnya saja Mas Sugeng. Sedari awal sampai sekarang identitas Mas Sugeng jelas, yakni blogger dengan niche blogger. Sehingga lama kelamaan otoritas yang dibangun juga semakin tinggi. Alhasil sampai saat ini hampir seluruh blogger di Indonesia percaya jika Mas Sugeng cukup memiliki otoritas untuk dijadikan rujukan blogger.

Berbeda cerita jika blogger yang memilih niche gado-gado, ia akan sulit dikenal seseorang. Dan kemungkinan besar dia tak memiliki otoritas pada niche tertentu. Sebab secara kapasitas blog gado-gado hanya setengah-setengah dalam menulis artikel.


Validitas Dipertanyakan


Mengenai validitas hampir semua pemain media tidak memperdebatkan hal itu. Semakin valid suatu media, maka semakin dipercaya media itu. Tak ubahnya dengan blogger, semakin valid suatu blogger, tentu akan semakin dipercaya pula.

Kaitannya validitas dengan blogger gado-gado hampir tidak ditemukan. Sebab validitas sifatnya objektif, atau dalam kata lain apa yang disajikan sesuai dengan data. Sedangkan blogger gado-gado cenderung lebih subjektif, sehingga informasi yang disajikan masih perlu dipertanyakan, apakah ini sesuai data atau hanya perasaannya sendiri?’


Tak Bernilai Investasi


Bagi seorang blogger yang orientasinya jangka panjang, seperti investasi, tentu akan mengandalkan spesialisasi atau spesifikasi, bukan malah umum,general atau gado-gado. Karena salah satu syarat blogger yang bisa dijadikan investasi adalah konkrit, jelas arahnya, detail dan juga sistematis.

Lantas jika blognya gado-gado bagaimana investor mau menanam modal di blog dia? Dari sini saja sudah jelas logikanya bahwa blog gado-gado hanya akan dibaca sesaat. Atau ibarat kata 'manis sesaat, sepah dibuang'

Begitulah 4 kritik yang perlu ditinjau lagi bagi pemain niche gado-gado. Setidaknya dengan pikiran yang kritis dan logis, kita akan paham bagaimana memilih niche secara pas dan sesuai dengan passion diri kita. Sebab niche tidak lain adalah jati diri kita.

0 komentar: