Menyusun BluePrint Sebelum Membangun Blog

Benso.id - Istilah blueprint sering di dengar ketika seseorang sedang merencanakan pembangunan sesuatu untuk prospek jangka panjang. Sederhananya adalah blueprint adalah peta berskala besar untuk proyek yang akan kita bangun.

Kaitannya dengan blogger ada pada perencanaan pembangunan blog. Tentu pertanyaan yang pertama muncul sebelum blog terbangun adalah, 'Mau dibawa kemana blog ini nanti?' Itulah yang mendasari pembuatan blueprint, yakni memperjelas arah perjalanan blog yang akan kita bangun.

Apakah blueprint penting?

Sangat penting. Blogger sukses adalah mereka yang sukses menyususun perencanaan. Blogger yang tak menyusun perencanaan sama nilainya dengan menyusun kegagalan. Fungsi blue rint sendiri pada dunia blogger terletak pada peta blog yang akan dibangun, siapa pasar pembacanya, strategi apa yang akan digunakan, dan bagaimana sistem kinerjanya', itu semua akan terbahas dalam skala blueprint.

Kita ambil contoh tentang blog wisata. Sebelum membangun blog wisata, perlu ada penentuan lokasi mana yang akan kita angkat. Sebut saja Jogja. Nah, ketika Jogja sudah kita tetapkan, lalu kita akan membuat daftar potensi yang bisa kita angkat di blog nanti.


  • Wisata
  • Kuliner
  • Seni Budaya
  • Hasil bumi
  • UMKM
  • Industri
  • Penginapan
  • Lembaga
  • atau para seniman
Dengan adanya daftar potensi yang bisa kita angkat, selanjutnya kita kerucutkan untuk menjadi skala peta blog kita. Manakah yang potensinya tidak pernah surut, dan mana pun yang mampu menghasilkan feedback buat blog kita nanti.

Kita ambil saja Wisata, Kuliner, UMKM, Seni Budaya dan juga Penginapan. Usai kita menentukan hal tersebut, dengan sendirinya pasar pembaca kita akan jelas. Pertama, wisata akan selalu berkembang dan terkelola, karenanya jika kita mengulas hal ini justru akan memberikan feedback yang besar.

Begitu pula dengan kuliner, ketika banyak para wisatawan berkunjung, pasti mereka tidak bisa jauh-jauh dari kuliner, apalagi kuliner khas daerah setempat. Dengan demikian ini juga ada relevansi dengan wisata. Begitu pula dengan seni budaya dan penginapan, usahakan semua memiliki relevansi dan keterkaitan satu sama lain.

Baru setelah kita menemukan benang merah antar semuanya, masuk dalam tahap penyusunan strategi dan sistem kinerja. Apakah kita menggunakan sistem promosi gratis tapi non spesifik atau kita menggunakan sistem promosi komersial, itu semua tergantung kita.

Yang jelas dengan adanya blueprint blog kita akan lebih memiliki arah, identitasnya jelas, sistemnya juga berjalan. Alhasil dalam membuat artikel pun kita juga tidak asal-asalan alias ada polanya.

Berbeda dengan blog yang di buat atas dasar suka atau coba-coba, pasti dalam kurun waktu 3 sampai 5 bulan saja blog tersebut akan kandas di tengah jalan. Alih-alih penentuan segmennya jelas, pola penulisan dan strategi penulisan saja tidak memiliki arah. Lalu bagaimana bisa menjadi blogger sukses?

Blueprint ini berlaku bagi semua niche blog, baik itu niche meluas atau mendalam. Semuanya bisa memanfaatkan blueprint untuk membangun perencanaan atau manajemen blog yang apik. Semakin baik perencanaan yang dibangun, maka semakin baik pula prospek blog tersebut.

Terakhir sebelum artikel ditutup, seorang investor tidak butuh melihat seberapa bagus bangunan yang akan kita ciptakan, seorang investor hanya butuh mendengarkan seberapa baik sistem perencanaan yang akan kita jalankan.


1 komentar: